Minggu, 26 Juni 2016

SISTEMATIKA PTK



SISTEMATIKA PENELITIAN TINDAKAN KELAS

MAKALAH

Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah
Penelitian Tindakan Kelas dengan dosen Kuswara, M.Pd.


Oleh :
Eni Nurhaeni
13210616965
PGSD-6B IPS


PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (STKIP) SEBELAS APRIL SUMEDANG
2016
KATA PENGANTAR

       Puji dan syukur saya panjatkan kehadirat Allah swt, karena atas rahmat dan karunia-Nya saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul “Sistematika Penelitian Tindakan Kelas”. Ada pun tujuan dari makalah ini sebagai salah satu syarat mengikuti mata kuliah Penelitian Tindakan Kelas pada Prodi PGSD Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Sebelas April Sumedang Tahun Akademik  2015/2016.
Dalam pembuatan makalah ini penyusun menyadari bahwa masih sangat jauh dari kesempurnaan baik isi maupun bentuk penulisannya, karena keterbatasan pengetahuan yang penyusun miliki. Oleh karena itu, penyusun mengharapkan kritik dan saran yang kiranya dapat kami gunakan sebagai masukan untuk perbaikan dimasa yang akan datang. Penyusun berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat, khususnya bagi saya selaku penulis dan umumnya bagi semua pihak.




Sumedang, Juni 2016


Penyusun

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI ...............................................................................................      ii
I .... PENDAHULUAN ................................................................................      1
A. Latar Belakang Masalah ....................................................................      1
B. Rumusan Masalah...............................................................................      1
C. Prosedur Pemecahan Masalah ...........................................................      2
D. Sistematika Pembahasan ...................................................................      2
II .. PEMBAHASAN....................................................................................      3
A. Pengertian Penelitian Tindakan Kelas................................................      3
B. Sistematika Usulan Penelitian Tindakan Kelas .................................      5
C. Sistematika Laporan Penelitian Tindakan Kelas ...............................      9
III . SIMPULAN...........................................................................................      11
DAFTAR PUSTAKA









I
PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang Masalah
       PTK merupakan jenis penelitian yang paling tepat dan strategis untuk perbaikan proses pembelajaran yang permasalahanya banyak dialami oleh para tenaga pendidik dan kependidikan. Oleh karena itu, jenis penelitian ini sangat tepat untuk dipahami dan diaplikasikan dalam upaya mengatasi masalah yang relevan bagi guru, yang kesehariannya tidak lepas dari masalah di kelas atau proses pembelajaran. Seorang guru yang akan melakukan Penelitian Tindakan Kelas perlu memiliki kemampuan dan pengetahuan yang memadai tentang prosedur penelitian yang akan dilakukan.
       Pengetahuan ini meliputi tahap penyusunan proposal Penelitian Tindakan Kelas (PTK), merupakan awal bagi penelitian (guru dan dosen) untuk merencanakan, merumuskan dan mendesain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) tentang apa masalah yang diteliti, dan bagaimana solusi penyelesaian masalah penelitian tersebut. Tahap pra penelitian sering kita kenal dengan sebutan tahap mendesain penelitian (menulis proposal). Proposal penelitian merupakan hal yang sangat penting dalam suatu penelitian, karena proposal merupakan panduan atau pedoman bagi peneliti dalam melaksanakan tahap penelitian.
B.   Rumusan Masalah
        Adapun rumusan masalahnya yaitu sebagai berikut:
  1. Apa definisi penelitian tindakan kelas?
  2.  Bagaimana sistematika usulan penelitian tindakan kelas?
  3. Bagaimana sistematika laporan tindakan kelas?
C.   Prosedur Pemecahan Masalah
  Prosedur pemecahan masalah dalam makalah ini diperoleh dari buku-buku sumber yang ada hubungannya dengan sistematika penelitian tindakan kelas. Dengan tujuan sebagai berikut:
  1. Untuk mengetahui definisi penelitian tindakan kelas,
  2.  Untuk mengetahui sistematika usulan penelitian tindakan kelas, dan
  3. Untuk mengetahui sistematika laporan tindakan kelas.
D.   Sistematika Pembahasan
       Sistematika pembahasan di dalam makalah ini adalah sebagai berikut:
1. Bagian I Pendahuluan, pada bagian ini diuraikan latar belakang masalah, rumusan masalah, prosedur pemecahan masalah, dan sistematika pembahasan.
2. Bagian II Pembahasan, pada bagian ini diuraikan secara teoritis tentang definisi penelitian tindakan kelas, sistematika usulan penelitian tindakan kelas, sistematika laporan penelitian tindakan kelas.
3. Bagian III Simpulan, pada bagian ini diuraikan simpulan berdasarkan hasil penulisan makalah.
    



     II
PEMBAHASAN

A.   Definisi Penelitian Tindakan Kelas
       Penelitian Tindakan Kelas disebut dengan Classroom Action Research. Para ahli penelitian pendidikan akhir-akhir ini menaruh perhatian yang cukup besar terhadap penelitian tindakan kelas. Faktor penyebabnya adalah karena jenis penelitian ini mampu menawarkan peningkatan kompetensi profesional guru dalam proses pembelajaran di kelas dengan melihat indikator keberhasilan proses dan hasil pembelajaran yang terjadi pada siswa. seorang ahli penelitian bernama Mcniff (1992: 1) dengan tegas mengatakan bahwa penelitian tindakan kelas merupakan bentuk penelitian reflektif yang dilakukan oleh guru sendiri yang hasilnya dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk pengembangan dan perbaikan pembelajaran. Dengan PTK guru dapat meneliti sendiri terhadap praktik pembelajaran yang dilakukannya dikelas. Guru juga dapat melakukan penelitian terhadap siswa dilihat dari aspek interaksinya dalam proses pembelajaran. Selain itu dengan melakukan PTK guru juga dapat memperbaiki praktik pembelajaran yang dilakukan menjadi lebih berkualitas dan lebih efektif.
       Ada beberapa definisi penelitian tindakan kelas yang dapat diajukan disini. Suharsimi (2007: 2) mendefinisikan penelitian tindakan kelas melalui paparan gabungan definisi dari kata “ penelitian”, “tindakan”, dan “kelas”. Penelitian adalah kegiatan mencermati suatu objek dengan menggunakan aturan metodologi tertentu untuk memperoleh data atau informasi yang bermanfaat untuk meningkatkan mutu suatu hal menarik minat dan penting bagi peneliti. Tindakan adalah suatu gerak kegiatan yang sengaja dilakukan dengan tujuan tertentu, yang dalam penelitian berbentuk rangkaian siklus kegiatan. Kelas adalah sekelompok siswa dalam waktu yang sama menerima pelajaran yang sama oleh guru. Jadi, Suharsimi (2007: 3) berkesimpulan bahwa, “Penelitian Tindakan Kelas adalah suatu pencermatan terhadap kegiatan belajar berupa sebuah tindakan yang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersama”.
       Suhardjono (2007: 58) mendefinisikan “penelitian tindakan kelas adalah penelitian tindakan yang dilakukan dikelas dengan tujuan memperbaiki/ meningkatkan mutu praktik pembelajaran”. Rustam dan Mundilarto (2004: 1) mendefinisikan “penelitian tindakan kelas adalah sebuah penelitian yang dilakukan oleh guru di kelasnya sendiri dengan jalan merancang, melaksanakan, dan merefleksikan tindakan secara kolaboratif dan partisipatif dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat”. Tim PGSM (1999) mendefinisikan “penelitian tindakan kelas merupakan kajian yang bersifat reflektif oleh pelaku tindakan, diajukan untuk meningkatkan kemantapan rasional dari tindakan mereka, memperdalam pemahaman terhadap tindakan yang dilakukan, serta memperbaiki praktik pembelajaran yang diselenggarakan”. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam bentuk proses pengkajian berdaur atau siklik.
       Dari beberapa definisi diatas, penelitian tindakan kelas dapat didefinisikan sebagai suatu bentuk penelitian yang bersifat reflektif dengan melakukan tindakan-tindakan tertentu untuk memperbaiki dan meningkatkan praktik pembelajaran di kelas secara lebih berkualitas sehingga siswa dapat memperoleh hasil belajar yang lebih baik. Oleh karena itu penelitian tindakan kelas juga merupakan penelitian yang bersifat resparatif. Artinya, penelitian yang dilakukan untuk memperbaiki proses pembelajaran agar siswa bisa mencapai hasil yang maksimal.
B.   Sistematika Usulan Penelitian Tindakan Kelas
       Usulan Penelitian Tindakan Kelas sangat penting peranannya, sebab usulan ini merupakan rencana keseluruhan. Dari usulan inilah sering dapat dilihat apa yang akan dikerjakan memang sudah jelas arahnya. Di sini juga terlihat bahwa Penelitian Tindakan kelas suatu upaya untuk mengembangkan kemampuan guru/ peneliti disamping merupakan suatu pendekatan baru dalam rangka memecahkan permasalahan pembelajaran di kelas.
       Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas dan mempermudah guru yang akan melakukan penelitian tindakan kelas, maka berikut ini disajikan sistematika usulan penelitian tindakan kelas:
a.    Judul Penelitian 
       Di dalam proposal penelitian, judul ini memang muncul paling dahulu walaupun sebetulnya penentuannya dapat datang kemudian, tidak harus paling dulu. Agar tidak hanya terpaku memikirkan rumusan judul, sebaliknya objek penelitian tindakan terlebih dahulu ditentukan secara mantap.
       Judul penelitian hendaknya menggambarkan variabel yang akan diteliti dan bagaimana bentuk intervensi yang berupa tindakan yang akan dilakukan. Di dalam judul penelitian sudah tercantum dengan jelas apa dan bagaimana tindakan dimaksud.  Perlu diingat bahwa dalam menentukan judul Penelitian Tindakan Kelas ini peneliti diarahkan oleh beberapa karakteristik penelitian, antara lain:
1)    judul penelitian diangkat dari masalah yang benar-benar ada di kelas/aktual
2)    meliputi lingkup kelas
3)    dapat diselesaikan dalam waktu yang tidak lama
4)    praktis, dapat dilaksanakan
5)    melibatkan guru pelaksana/ guru sebagai peneliti
b.    Latar Belakang Masalah
        Latar belakang masalah berisi uraian tentang adanya kesenjangan antara yang seharusnya dan keadaan yang ada atau nyata saat ini sehingga tampak jelas bahwa penelitian tersebut sangat penting untung dilaksanakan. Dalam bagian ini harus diuraikan secara jelas: kondisi seperti apa yang diharapkan, dan keadaan yang ada sekarang ini. Dengan demikian dapat diketahui adanya kesenjangan yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan.
c.    Rumusan Masalah
       Setelah dikemukakan bahwa Penelitian Tindakan Kelas perlu dilakukan, maka dikemukakan hal-hal yang dijadikan masalah untuk membuktikan adanya kesenjangan. Masalah itu harus dirumuskan dengan kalimat pertanyaan atau pernyataan secara singkat, jelas, dan mencerminkan apa yang dimaksudkan dalam judul penelitian.
d.    Tujuan penelitian
       Semua kegiatan dalam Penelitian Tindakan Kelas tentu mempunyai tujuan, yaitu apa yang ingin diperoleh setelah kegiatan Penelitian Tindakan Kelas berakhir. Tujuan PTK hendaknya dirumuskan secara jelas, paparkan sasaran antara awal dan akhir tindakan, perumusan tujuan harus konsisten dengan hakekat permasalahan yang dikemukakan dalam bagian-bagian sebelumnya.
e.    Manfaat Penelitian
       Di dalam proposal penelitian peneliti perlu mencantumkan untuk siapa hasial penelitian ini, berupa apa dan untuk diapakan.
f.     Kerangka Teoritik dan Hipotesis Tindakan
       Pada bagian ini diuraikan landasan substantive dalam arti teoritik atau metodologik yang dipergunakan peneliti dalam menentukan alternative, yang akan diimplementasikan. Untuk keperluan itu, dalam bagian ini diuraikan kajian baik pengalaman peneliti pelaku PTK sendiri yang relevan maupun pelaku – pelaku PTK lain disamping terhadap teori – teori yang lazim termuat dalam berbagai kepustakaan. Argumentasi logika dan teoritik diperlukan guna menyusun kerangka konseptual. Arah kerangka konseptual yang disusun itu, hipotesis tindakan dirumuskan.
g.    Kajian Pustaka
       Kegiatan penelitian termasuk Penelitian Tindakan Kelas adalah suatu kegiatan yang hasilnya bersifat ilmiah dengan harapan dapat menambah khasanah ilmu. Oleh karena itu, Kegiatan Penelitian Kelas perlu dilandasi oleh ilmu yang sudah ada, baik berupa teori maupun temuan penelitian terdahulu. Peneliti perlu melakukan kajian pustaka dengan tujuan antara lain:
1)    untuk mengetahui hasil penelitian terdahulu
2)    untuk membatasi permasalahan yang layak diteliti
3)    untuk menemukan pendekatan baru untuk menentukan tindakan
4)    melatarbelakangi penentuan penggunaan metode tertentu
5)    memperoleh informasi tentang rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut
       Kajian pustaka harus memenuhi persyaratan tertentu, antara lain mutakhir. Yang terpenting dalam kajian pustaka adalah relevansi dan kekuatan landasan atas kerangka berpikir yang diajukan, untuk selanjutnya dirumuskan dalam bentuk hipotesis tindakan.
h.    Metodologi Penelitian
       Di dalam bagian metodologi penelitian ini peneliti diharapkan mencantumkan semua hal yang berkenaan dengan cara-cara yang ditempuh dalam penelitian.
1)    Rancangan penelitian mencakup kegiatan penyusunan rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi.
2)    Subjek penelitian perlu dijelaskan: siapa yang dikenai tindakan, alasan pemilihan subjek, dan prosedur pemilihan.
3)    Jenis dan cara penyusunan instrumen.
4)    Jenis-jenis metode pengumpulan data termasuk alat bantu yang digunakan untuk observasi.
5)    Analisis data, pada bagian ini dikemukakan cara-cara yang akan dilakukan untuk menganalisis data yang sudah terkumpul. Apakah dengan menggunakan teknik statistik atau teknik analisis kualitatif.
6)    Apabila usulan Penelitian Tindakan Kelas akan disampaikan kepada pihak atau lembaga lain, maka perlu dilengkapi dengan jadwal kegiatan, rencana biaya, dan personalia penelitian.
i.     Kepustakaan  
            Dalam kepustakaan dituliskan semua sumber baik buku atau publikasi serta laporan yang digunakan sebagai sumber bahan oleh peneliti. Penulisan kepustakaan mengikuti sistem yang digunakan secara taat asas (konsisten).
C.   Sitematika Laporan Penelitian Tindakan Kelas
       Setelah kegiatan Penelitian Tindakan Kelas berakhir, peneliti akan menuliskan kegiatan atau pengalamannya dalam bentuk laporan. Dalam menyusun laporan, peneliti perlu mengingat agar laporan dibuat sedemikian rupa sehingga jelas dan dapat dipahami oleh orang lain.
       Dari beberapa pembahasan tentang laporan Penelitian Tindakan Kelas perlu suatu format penelitian tindakan yang agak baku. Seperti halnya dengan penelitian pada umumnya, sebagai berikut disajikan sistematika laporan penelitian tindakan kelas:
Bagian Awal:
Sampul Depan
Lembar Informasi
Bagian Inti:
Bab I Pendahuluan
            A. Latar Belakang Masalah
            B. Identifikasi Masalah
            C. Rumusan Penelitian
            D. Tujuan Penelitian
            E. Manfaat Penelitian
Bab II Kajian Pustaka
Bab III Metodologi Penelitian
                        A. Rancangan Penelitian
                   1. Tahap Perencanaan Tindakan
                   2. Tahap Pelaksanaan Tindakan
                   3. Tahap Observasi
                   4. Tahap Refleksi
            B. Subjek Penelitian
            C. Teknik Pengumpulan Data
            D. Analisis Data
Bab IV Hasil Penelitian
Bab V         Penutup
            A. Kesimpulan
            B. Saran
Daftar Rujukan
Lampiran







III
SIMPULAN

1.    Dilihat dari definisinya, bahwa Penelitian Tindakan Kelas dapat didefinisikan sebagai suatu bentuk penelitian yang bersifat reflektif dengan melakukan tindakan-tindakan tertentu untuk memperbaiki dan meningkatkan praktik pembelajaran di kelas secara lebih berkualitas sehingga siswa dapat memperoleh hasil belajar yang lebih baik.
2.    Dilihat dari sistematika penyusunan usulan penelitian tindakan kelasnya, bahwa untuk memberikan gambaran yang lebih jelas dan mempermudah guru yang akan melakukan penelitian tindakan kelas, maka berikut ini disajikan sistematika usulan penelitian tindakan kelas: a. Judul Penelitian, b. Latar Belakang Masalah, c. Rumusan Masalah, d. Tujuan penelitian, e. Manfaat Penelitian, f. Kerangka Teoritik dan Hipotesis Tindakan, g. Kajian Pustaka, h. Metodologi Penelitian, i. Kepustakaan.
3.    Dilihat dari sistematika laporan penelitian kelasnya, bahwa Sebagai berikut disajikan sistematika laporan penelitian tindakan kelas: Bagian Awal: Sampul Depan, Lembar Informasi. Bagian Inti: Bab I Pendahuluan: a. Latar Belakang Masalah, b. Identifikasi Masalah, c. Rumusan Penelitian, d. Tujuan Penelitian, e. Manfaat Penelitian, Bab II Kajian Pustaka, Bab III Metodologi Penelitian yang terdiri dari: a. Rancangan Penelitian: 1) Tahap Perencanaan Tindakan, 2) Tahap Pelaksanaan Tindakan, 3) Tahap Observasi, 4) Tahap Refleksi, b. Subjek Penelitian, c. Teknik Pengumpulan Data, d. Analisis Data, Bab IV Hasil Penelitian, Bab V Penutup: a. Kesimpulan, b. Saran, Daftar Rujukan, Lampiran.
















                  

      


DAFTAR PUSTAKA

Asrori, Mohammad. (2009). Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: CV Wacana Prima.

Kasbolah, Kasihani E. S. (1999). Penelitian Tindakan Kelas (PTK). IBRD: LOAN-IND, Dikjen Dikti Depdikbud.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar