SISTEMATIKA PENELITIAN TINDAKAN KELAS
MAKALAH
Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah
Penelitian
Tindakan Kelas dengan dosen Kuswara,
M.Pd.
Oleh :
Eni Nurhaeni
13210616965
PGSD-6B IPS
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN
GURU SEKOLAH DASAR
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN
DAN ILMU PENDIDIKAN (STKIP) SEBELAS APRIL SUMEDANG
2016
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur saya panjatkan kehadirat
Allah swt, karena atas rahmat dan karunia-Nya saya dapat menyelesaikan
penyusunan makalah yang berjudul “Sistematika Penelitian Tindakan Kelas”. Ada
pun tujuan dari makalah ini sebagai salah satu syarat mengikuti mata kuliah
Penelitian Tindakan Kelas pada Prodi PGSD Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu
Pendidikan Sebelas April Sumedang Tahun Akademik 2015/2016.
Dalam pembuatan makalah ini penyusun menyadari bahwa
masih sangat jauh dari kesempurnaan baik isi maupun bentuk penulisannya, karena
keterbatasan pengetahuan yang penyusun miliki. Oleh karena itu, penyusun
mengharapkan kritik dan saran yang kiranya dapat kami gunakan sebagai masukan
untuk perbaikan dimasa yang akan datang. Penyusun berharap semoga makalah ini
dapat bermanfaat, khususnya bagi saya selaku penulis dan umumnya bagi semua
pihak.
Sumedang, Juni 2016
Penyusun
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR
ISI ............................................................................................... ii
I .... PENDAHULUAN
................................................................................ 1
A. Latar Belakang Masalah .................................................................... 1
B. Rumusan Masalah............................................................................... 1
C. Prosedur Pemecahan
Masalah ........................................................... 2
D. Sistematika Pembahasan
................................................................... 2
II .. PEMBAHASAN.................................................................................... 3
A. Pengertian Penelitian Tindakan Kelas................................................ 3
B. Sistematika Usulan Penelitian Tindakan Kelas ................................. 5
C. Sistematika Laporan Penelitian Tindakan Kelas
............................... 9
III . SIMPULAN........................................................................................... 11
DAFTAR PUSTAKA
I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
PTK merupakan jenis
penelitian yang paling tepat dan strategis untuk perbaikan proses pembelajaran
yang permasalahanya banyak dialami oleh para tenaga pendidik dan kependidikan.
Oleh karena itu, jenis penelitian ini sangat tepat untuk dipahami dan
diaplikasikan dalam upaya mengatasi masalah yang relevan bagi guru, yang
kesehariannya tidak lepas dari masalah di kelas atau proses pembelajaran. Seorang
guru yang akan melakukan Penelitian Tindakan Kelas perlu memiliki kemampuan dan
pengetahuan yang memadai tentang prosedur penelitian yang akan dilakukan.
Pengetahuan ini meliputi tahap penyusunan proposal Penelitian Tindakan
Kelas (PTK), merupakan awal bagi penelitian (guru dan dosen) untuk
merencanakan, merumuskan dan mendesain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) tentang
apa masalah yang diteliti, dan bagaimana solusi penyelesaian masalah penelitian
tersebut. Tahap pra penelitian sering kita kenal dengan sebutan tahap mendesain
penelitian (menulis proposal). Proposal penelitian merupakan hal yang sangat
penting dalam suatu penelitian, karena proposal merupakan panduan atau pedoman
bagi peneliti dalam melaksanakan tahap penelitian.
B. Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalahnya
yaitu sebagai berikut:
1. Apa definisi penelitian tindakan kelas?
2. Bagaimana
sistematika usulan penelitian tindakan kelas?
3. Bagaimana sistematika laporan tindakan
kelas?
C. Prosedur Pemecahan
Masalah
Prosedur
pemecahan masalah dalam makalah ini diperoleh dari buku-buku sumber yang ada
hubungannya dengan sistematika penelitian tindakan kelas. Dengan tujuan sebagai
berikut:
1. Untuk mengetahui definisi penelitian
tindakan kelas,
2. Untuk
mengetahui sistematika usulan penelitian tindakan kelas, dan
3. Untuk mengetahui sistematika laporan
tindakan kelas.
D. Sistematika Pembahasan
Sistematika pembahasan di dalam makalah ini adalah sebagai berikut:
1. Bagian
I Pendahuluan, pada bagian ini diuraikan latar belakang masalah, rumusan
masalah, prosedur pemecahan masalah, dan sistematika pembahasan.
2.
Bagian II Pembahasan, pada bagian ini diuraikan secara teoritis tentang
definisi penelitian tindakan kelas, sistematika usulan penelitian tindakan
kelas, sistematika laporan penelitian tindakan kelas.
3.
Bagian III Simpulan, pada bagian ini diuraikan simpulan berdasarkan hasil
penulisan makalah.
II
PEMBAHASAN
A. Definisi Penelitian
Tindakan Kelas
Penelitian Tindakan Kelas disebut dengan Classroom Action
Research. Para ahli penelitian pendidikan akhir-akhir ini menaruh perhatian
yang cukup besar terhadap penelitian tindakan kelas. Faktor penyebabnya adalah
karena jenis penelitian ini mampu menawarkan peningkatan kompetensi profesional
guru dalam proses pembelajaran di kelas dengan melihat indikator keberhasilan
proses dan hasil pembelajaran yang terjadi pada siswa. seorang ahli penelitian bernama
Mcniff (1992: 1) dengan tegas mengatakan bahwa penelitian tindakan kelas
merupakan bentuk penelitian reflektif yang dilakukan oleh guru sendiri yang
hasilnya dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk pengembangan dan perbaikan
pembelajaran. Dengan PTK guru dapat meneliti sendiri terhadap praktik
pembelajaran yang dilakukannya dikelas. Guru juga dapat melakukan penelitian
terhadap siswa dilihat dari aspek interaksinya dalam proses pembelajaran.
Selain itu dengan melakukan PTK guru juga dapat memperbaiki praktik
pembelajaran yang dilakukan menjadi lebih berkualitas dan lebih efektif.
Ada beberapa definisi
penelitian tindakan kelas yang dapat diajukan disini. Suharsimi (2007: 2)
mendefinisikan penelitian tindakan kelas melalui paparan gabungan definisi dari
kata “ penelitian”, “tindakan”, dan “kelas”. Penelitian adalah kegiatan
mencermati suatu objek dengan menggunakan aturan metodologi tertentu untuk
memperoleh data atau informasi yang bermanfaat untuk meningkatkan mutu suatu
hal menarik minat dan penting bagi peneliti. Tindakan adalah suatu gerak
kegiatan yang sengaja dilakukan dengan tujuan tertentu, yang dalam penelitian
berbentuk rangkaian siklus kegiatan. Kelas adalah sekelompok siswa dalam
waktu yang sama menerima pelajaran yang sama oleh guru. Jadi, Suharsimi (2007:
3) berkesimpulan bahwa, “Penelitian Tindakan Kelas adalah suatu pencermatan
terhadap kegiatan belajar berupa sebuah tindakan yang sengaja dimunculkan dan
terjadi dalam sebuah kelas secara bersama”.
Suhardjono (2007: 58)
mendefinisikan “penelitian tindakan kelas adalah penelitian tindakan yang
dilakukan dikelas dengan tujuan memperbaiki/ meningkatkan mutu praktik
pembelajaran”. Rustam dan Mundilarto (2004: 1) mendefinisikan “penelitian
tindakan kelas adalah sebuah penelitian yang dilakukan oleh guru di kelasnya
sendiri dengan jalan merancang, melaksanakan, dan merefleksikan tindakan secara
kolaboratif dan partisipatif dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai
guru sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat”. Tim PGSM (1999)
mendefinisikan “penelitian tindakan kelas merupakan kajian yang bersifat
reflektif oleh pelaku tindakan, diajukan untuk meningkatkan kemantapan rasional
dari tindakan mereka, memperdalam pemahaman terhadap tindakan yang dilakukan,
serta memperbaiki praktik pembelajaran yang diselenggarakan”. Penelitian
tindakan kelas dilaksanakan dalam bentuk proses pengkajian berdaur atau siklik.
Dari beberapa definisi
diatas, penelitian tindakan kelas dapat didefinisikan sebagai suatu bentuk
penelitian yang bersifat reflektif dengan melakukan tindakan-tindakan tertentu
untuk memperbaiki dan meningkatkan praktik pembelajaran di kelas secara lebih
berkualitas sehingga siswa dapat memperoleh hasil belajar yang lebih baik. Oleh
karena itu penelitian tindakan kelas juga merupakan penelitian yang bersifat
resparatif. Artinya, penelitian yang dilakukan untuk memperbaiki proses
pembelajaran agar siswa bisa mencapai hasil yang maksimal.
B. Sistematika Usulan
Penelitian Tindakan Kelas
Usulan Penelitian Tindakan Kelas sangat penting peranannya, sebab
usulan ini merupakan rencana keseluruhan. Dari usulan inilah sering dapat
dilihat apa yang akan dikerjakan memang sudah jelas arahnya. Di sini juga
terlihat bahwa Penelitian Tindakan kelas suatu upaya untuk mengembangkan
kemampuan guru/ peneliti disamping merupakan suatu pendekatan baru dalam rangka
memecahkan permasalahan pembelajaran di kelas.
Untuk memberikan
gambaran yang lebih jelas dan mempermudah guru yang akan melakukan penelitian
tindakan kelas, maka berikut ini disajikan sistematika usulan penelitian
tindakan kelas:
a. Judul Penelitian
Di dalam
proposal penelitian, judul ini memang muncul paling dahulu walaupun sebetulnya
penentuannya dapat datang kemudian, tidak harus paling dulu. Agar tidak hanya
terpaku memikirkan rumusan judul, sebaliknya objek penelitian tindakan terlebih
dahulu ditentukan secara mantap.
Judul
penelitian hendaknya menggambarkan variabel yang akan diteliti dan bagaimana
bentuk intervensi yang berupa tindakan yang akan dilakukan. Di dalam judul
penelitian sudah tercantum dengan jelas apa dan bagaimana tindakan
dimaksud. Perlu diingat bahwa dalam
menentukan judul Penelitian Tindakan Kelas ini peneliti diarahkan oleh beberapa
karakteristik penelitian, antara lain:
1) judul penelitian diangkat dari masalah yang benar-benar
ada di kelas/aktual
2) meliputi
lingkup kelas
3) dapat
diselesaikan dalam waktu yang tidak lama
4) praktis,
dapat dilaksanakan
5) melibatkan
guru pelaksana/ guru sebagai peneliti
b. Latar
Belakang Masalah
Latar belakang masalah berisi uraian tentang
adanya kesenjangan antara yang seharusnya dan keadaan yang ada atau nyata saat
ini sehingga tampak jelas bahwa penelitian tersebut sangat penting untung
dilaksanakan. Dalam bagian ini harus diuraikan secara jelas: kondisi seperti
apa yang diharapkan, dan keadaan yang ada sekarang ini. Dengan demikian dapat
diketahui adanya kesenjangan yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan.
c. Rumusan Masalah
Setelah dikemukakan bahwa Penelitian Tindakan Kelas perlu dilakukan, maka
dikemukakan hal-hal yang dijadikan masalah untuk membuktikan adanya kesenjangan.
Masalah itu harus dirumuskan dengan kalimat pertanyaan atau pernyataan secara
singkat, jelas, dan mencerminkan apa yang dimaksudkan dalam judul penelitian.
d. Tujuan penelitian
Semua kegiatan dalam Penelitian Tindakan Kelas tentu mempunyai
tujuan, yaitu apa yang ingin diperoleh setelah kegiatan Penelitian Tindakan
Kelas berakhir. Tujuan PTK hendaknya dirumuskan secara
jelas, paparkan sasaran antara awal dan akhir tindakan, perumusan tujuan harus
konsisten dengan hakekat permasalahan yang dikemukakan dalam bagian-bagian
sebelumnya.
e. Manfaat Penelitian
Di dalam proposal
penelitian peneliti perlu mencantumkan untuk siapa hasial penelitian ini,
berupa apa dan untuk diapakan.
f. Kerangka Teoritik dan Hipotesis Tindakan
Pada bagian ini diuraikan landasan substantive dalam arti
teoritik atau metodologik yang dipergunakan peneliti dalam menentukan alternative,
yang akan diimplementasikan. Untuk keperluan itu, dalam bagian ini diuraikan
kajian baik pengalaman peneliti pelaku PTK sendiri yang relevan maupun pelaku –
pelaku PTK lain disamping terhadap teori – teori yang lazim termuat dalam berbagai
kepustakaan. Argumentasi logika dan teoritik diperlukan guna menyusun kerangka konseptual. Arah kerangka konseptual yang disusun itu, hipotesis tindakan
dirumuskan.
g. Kajian Pustaka
Kegiatan penelitian
termasuk Penelitian Tindakan Kelas adalah suatu kegiatan yang hasilnya bersifat
ilmiah dengan harapan dapat menambah khasanah ilmu. Oleh karena itu, Kegiatan
Penelitian Kelas perlu dilandasi oleh ilmu yang sudah ada, baik berupa teori
maupun temuan penelitian terdahulu. Peneliti perlu melakukan kajian pustaka
dengan tujuan antara lain:
1) untuk mengetahui hasil penelitian terdahulu
2) untuk membatasi permasalahan yang layak
diteliti
3) untuk menemukan pendekatan baru untuk
menentukan tindakan
4) melatarbelakangi penentuan penggunaan metode
tertentu
5) memperoleh informasi tentang rekomendasi
untuk penelitian lebih lanjut
Kajian pustaka harus memenuhi persyaratan
tertentu, antara lain mutakhir. Yang terpenting dalam kajian pustaka adalah
relevansi dan kekuatan landasan atas kerangka berpikir yang diajukan, untuk
selanjutnya dirumuskan dalam bentuk hipotesis tindakan.
h. Metodologi Penelitian
Di dalam bagian
metodologi penelitian ini peneliti diharapkan mencantumkan semua hal yang
berkenaan dengan cara-cara yang ditempuh dalam penelitian.
1) Rancangan penelitian mencakup kegiatan
penyusunan rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi.
2) Subjek penelitian perlu dijelaskan: siapa
yang dikenai tindakan, alasan pemilihan subjek, dan prosedur pemilihan.
3) Jenis dan cara penyusunan instrumen.
4) Jenis-jenis metode pengumpulan data termasuk
alat bantu yang digunakan untuk observasi.
5) Analisis data, pada bagian ini dikemukakan
cara-cara yang akan dilakukan untuk menganalisis data yang sudah terkumpul.
Apakah dengan menggunakan teknik statistik atau teknik analisis kualitatif.
6) Apabila usulan Penelitian Tindakan Kelas
akan disampaikan kepada pihak atau lembaga lain, maka perlu dilengkapi dengan
jadwal kegiatan, rencana biaya, dan personalia penelitian.
i. Kepustakaan
Dalam kepustakaan dituliskan semua sumber baik buku atau publikasi
serta laporan yang digunakan sebagai sumber bahan oleh peneliti. Penulisan
kepustakaan mengikuti sistem yang digunakan secara taat asas (konsisten).
C. Sitematika Laporan
Penelitian Tindakan Kelas
Setelah kegiatan Penelitian Tindakan Kelas berakhir, peneliti akan
menuliskan kegiatan atau pengalamannya dalam bentuk laporan. Dalam menyusun
laporan, peneliti perlu mengingat agar laporan dibuat sedemikian rupa sehingga
jelas dan dapat dipahami oleh orang lain.
Dari beberapa
pembahasan tentang laporan Penelitian Tindakan Kelas perlu suatu format
penelitian tindakan yang agak baku. Seperti halnya dengan penelitian pada
umumnya, sebagai berikut disajikan sistematika laporan penelitian tindakan
kelas:
Bagian Awal:
Sampul Depan
Lembar Informasi
Bagian Inti:
Bab I Pendahuluan
A. Latar Belakang
Masalah
B. Identifikasi
Masalah
C. Rumusan
Penelitian
D. Tujuan
Penelitian
E. Manfaat
Penelitian
Bab II Kajian Pustaka
Bab III Metodologi Penelitian
A.
Rancangan Penelitian
1. Tahap
Perencanaan Tindakan
2. Tahap
Pelaksanaan Tindakan
3. Tahap
Observasi
4. Tahap
Refleksi
B. Subjek
Penelitian
C. Teknik
Pengumpulan Data
D. Analisis Data
Bab IV Hasil Penelitian
Bab V Penutup
A. Kesimpulan
B. Saran
Daftar Rujukan
Lampiran
III
SIMPULAN
1. Dilihat dari definisinya, bahwa Penelitian
Tindakan Kelas dapat didefinisikan sebagai suatu bentuk penelitian yang
bersifat reflektif dengan melakukan tindakan-tindakan tertentu untuk
memperbaiki dan meningkatkan praktik pembelajaran di kelas secara lebih
berkualitas sehingga siswa dapat memperoleh hasil belajar yang lebih baik.
2. Dilihat dari sistematika penyusunan usulan penelitian
tindakan kelasnya, bahwa untuk memberikan gambaran yang lebih jelas dan
mempermudah guru yang akan melakukan penelitian tindakan kelas, maka berikut
ini disajikan sistematika usulan penelitian tindakan kelas: a. Judul
Penelitian, b. Latar Belakang Masalah, c. Rumusan Masalah, d. Tujuan penelitian,
e. Manfaat Penelitian, f. Kerangka Teoritik dan Hipotesis Tindakan, g. Kajian
Pustaka, h. Metodologi Penelitian, i. Kepustakaan.
3. Dilihat dari sistematika laporan penelitian
kelasnya, bahwa Sebagai berikut disajikan sistematika laporan penelitian
tindakan kelas: Bagian Awal: Sampul Depan, Lembar Informasi. Bagian Inti: Bab I
Pendahuluan: a. Latar Belakang Masalah, b. Identifikasi Masalah, c. Rumusan
Penelitian, d. Tujuan Penelitian, e. Manfaat Penelitian, Bab II Kajian Pustaka,
Bab III Metodologi Penelitian yang terdiri dari: a. Rancangan Penelitian: 1)
Tahap Perencanaan Tindakan, 2) Tahap Pelaksanaan Tindakan, 3) Tahap Observasi,
4) Tahap Refleksi, b. Subjek Penelitian, c. Teknik Pengumpulan Data, d.
Analisis Data, Bab IV Hasil Penelitian, Bab V Penutup: a. Kesimpulan, b. Saran,
Daftar Rujukan, Lampiran.
DAFTAR PUSTAKA
Asrori, Mohammad. (2009). Penelitian
Tindakan Kelas. Bandung: CV Wacana Prima.
Kasbolah, Kasihani E. S. (1999). Penelitian
Tindakan Kelas (PTK). IBRD: LOAN-IND, Dikjen Dikti Depdikbud.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar